Langsung ke konten utama

Surat Untuk Keysa 2

Surat Untuk Keysa 2

Keysa tak sadarkan diri cukup lama, Iten yang datang setelah dengar kabar dari tetangga kosan keysa bingung dengan keadaan temannya itu, apa gerangan yang membuat keysa menjerit dan pingsan, di samping keysa Cuma ada selembar surat, Iten membaca dan berusaha memahami isi surat tersebut, namun masih saja bingung, apa hubungan surat dan pingsannya keysa..?

Itenpun terhanyut dalam seribu Tanya, hingga tanpa sadar keysa yang sudah siuman Cuma tersenyum melihat kegelisaan iten, terimakasih ya sob sudah mau datang, ucap keysa lirih, iten terlihat sedikit kaget dengar sapaan temannya itu, eh da bangun ya putri cantik sedunia jawab iten sambil mengambil air putih yang sudah di sediakan dari tadi dan menyerakan kepada keysa

Setelah meneguk segelas air putih keysa bertanyaa kamu uda baca surat itu..? iten pun langsung menjawab ia sudah, apa surat itu yang membuat mu pingsan..? keysa seketika menjadi murung

Itenpun kembali bertanya kamu kalau nolak cinta cowok jangan pake acara menjerit apa lagi pingsan…ucap keysa sembari membelai rambut temannya tersebut

Keysa menghela nafas dalam dalam, kemudian berkata, nald sudah meninggal beberapa bulan yang lalu

Maksut kamu ronaldtwain pengirim surat itu..? Tanya iten, Ia dia sudah meninggal dunia jawab keysa muram

Jawaban keysa itu entah kenapa membuat bulu kuduk iten berdiri, iten jadi gelisa dan bingung. Jadi maksut kamu yang nulis surat ini.. hantunya ronaldtwain..? Tanya iten dengan raut yang menegang, aku juga tidak tau ten, ucap keysa lirih


Itenpun lantas memeluk temannya itu dengan maksut menenangkan keysa sekaligus menenangkan pikirannya sendiri


Merka berduapun larut dalam obrolan lain dan terlelap, begitulah iten mampu merubah situasi yang ada menjadi ceriah……..



Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan sudah dua bulan lamanya peristiwa itu berlalu, keysa dan iten memilih untuk ngekos berdua, dan itu adalah jalan yang ampuh untuk melupakan peristiwa tersebut

Ten tugas udah kamu selesaikan Tanya keysa, sambil melirik iten yang sedang mengotak ngatik laptopnya di atas tempat tidur, udah tu lihat di catatan aku, ucap iten sambil terus memperhatikan laptopnya entalah apa yang di lakukannya
Keysapun membongkar tumpukan buku di atas meja dan mencari catatan iten,..dimana ten..? Tanya keysa, di lemari kamu kayanya ucap iten masih dalam keadaan memperhatikan laptopnya, itenpun beranjak bangun dari tempat duduk dan ke arah lemarinya, ketika membuka lemari sebuah kertas jatuh dari dalammnya, seketika keysa diam membisu, wajahnya berubah pucat kertas itu mirip sekali dengan surat yang dia temukan dulu, keysa lantas memanggil iten sembari menunjukan kertas tersebut, iten yang melihat wajah pucat keysa menjadi kaget dan matanya tertuju pada kertas tersebut, dengan cepat iten bangung dan mengambil kertas tersebut sembari memeluk keysa…? Iten dengan perlahan membaca tulisan di kertas tersebut


Bintang ku pudar tak menentu..
Jangan kau bersedih karena itu cambuk jiwa ku

Dengarkan bisikan sendu dengan hati dikala sunyi
Dingin ini takan membekukan cinta

Maafkan sayang, seribu maaf tak kuat jiwa memendam rindu
Ingin lepaskan hati di pankuan mu saja

Mata berlinang hanya memandang, berharap menyentuh bias relung jiwa mengikat
Berpasrah sajakah namun tak tenang
Memanggil sapa namun lain dunia
I Love You

your love ronadltwain



Suasana seketika mencekam, di dukung malam yang semakin larut dan dingin, membuat perasaan hati dan pikiran semakin tak menentu.

Key seperti apakah ronaldtwain itu..? apakah kamu masih menyimpan fotonya..? keysa menjawab dengan linangan air mata dia baik sama aku ten,- dia baik…..ia saya punya fotonya tapi ada di rumah ten.

Key ini adalah surat kedua yang kamu terima dari orang yang mengaku sebagai ronaldtwain, apakah kamu yakin ini tulisan tangan ronaldtwain, Ia ten ini tulisan tangan dia, saya mengenal sekali tulisan tangan dia, isak tangis keysa semakin menjadi

Itenpun memeluk temannya itu sembari berkata, sebaiknya key ke makam ronaltwain, mungkin disana key dapat memperoleh pencerahan..? itu sich Cuma saran saya, keysapun mengiyakan perkataan iten dengan mengganggukan kepalanya, kamu temanni saya ya ten ucap keysa, ia jawab iten mengiyakan



Hari pun di tentukan, keysa dan iten lantas pergi ke makam ronaldtwain, disana keysa kembali teringat saat saat bersama dengan ronaldtwain, keysa ingat betapa lembutnya ucapan yang menenangkan kegundahan dirinya, keysa menitikan air mata duka, air mata kehilangan, kehilangan cinta, kehilangan perhatiaan yang mendalam dari seorang kekasih

Apa salah bila ku harus melangkah, apa salah bila ku harus melupakan mu, takdir ini memisahkan kita, ego ku tak ada yang bisa mengantikan dirimu,
tak salah bila engkau rindukan aku, di alam ini Cuma diri mu di pikiran ku saja, diri ku beku bersama jiwa mu sepih, jika ku rindu sama seperti diri mu, hampa langit terasa sepih, Cuma senyum datang hiasi langkahsayang bila salah ku berkata, maafkan aku bila saat ku berpaling, yakinkan di dasar jiwa mu, hati ini hanya untuk mu,- takakan tergantikan “ begitulah ratap keysa di pemakaman ronaltwain siang itu

Keysa pun merasa legah setelah kunjungan ke makam ronaldtwain, berharap semuanya akan menjadi lebih baik lagi


Hari pun berlalu seperti biasanya lagi, keysa kembali ceriah dan kembali beraktifitas dengan teman sejiwanya Iten.

Keyasapun kembali tersenyum, hilang sudah wajah murung yang selalu menemani harinya di waktu kemarin

Key besok jalan jalan yuck jenuh nich di kosan terus, ucap iten dengan wajah memelas, ayuck jawan keysa, tapi kemana ya…?

Ya kemana aja…hehhee, ah kamu ini aneh aneh saja ucap keysa sampil mencubit tangan iten lembut….

Key kita ke tangkuban perahu yuck, boleh jawab keysa dengan semangatnya

Ya da hari minggu kita berangkat yack….oke oke jawab keysa

Hari minggu kedua gadis jelita ini pun berangkat ke Tangkuban Perahu, salah satu tempat wisata di jawa barat bandung,-

Perjalanan yang melelahkanpun terbayar, maklum pake angkot, jadi lumayan melelahkan hehhehee, keindahan tangkuban perahu sangat menenangkan hati dan pikiran, memulihkan kembali otak yang yang bekerja keras saat menyelesaikan tugas kampus :D

Ten makan yuck ajak keysa setelah selesai acara berfoto ria, hehehhee, ayuck ucap iten, merekapun mencari warung makan di sekitar area tangkuban perahu, setelah hidangan makanan mereka datang kedua gadis jelita inipun melahap makanan mereka dengan sedikit rakus :’( canda dan tawa menyelingi acara makan kedua sahabat ini

Tampa sengaja mata keysa melihat ke pojok kiri warung makan tempat mereka menikmati makanan mereka, alangkah kagetnya keysa, melihat seorang pria yang sangat dia kenal menatap dalam ke arahnya, pria itu tersenyum, senyum pria itu membuat mulut keysa kaku, pria itu bangkit berdiri dan berlalu dari hadapan keysa, iten yang melihat tingkah keysa Cuma tersenyum, cakep ya key,-hehhee jangan di pelotin terus tu kan kabur ucap iten, wajah keysa berubah, dia terus melihat pria itu, pria itu lagi lagi tersenyum dan pergi dari warung tersebut


Key kenapa sich tanya iten, ten itu,...itu...., ronaldtwain, ucap keysa dengan dengan wajah semakin memucat...

Bersambung................

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lepaskan Hati

Lepaskan Hati Sendiri bersama malam, di dunia ku pijak terhenti kaku nafas mengibah pada hujan, aku luluh tak bertulang, aku tak sempurna katakan kepada ku bulan, siapa selanjutnya biar tak merana diri dalam bisu Lepaskan hati ku pergi menjauh dari cinta semu tak abadi katakan pada diri ku bintang, siapa selanjutnya biar ku tak lagi mencari,- aku lelah sendiri disini Mengingat lalu, luntur hati ku merindukan semu sirna kala nyata tak lagi menjadi indah ku melihat mu disana tersenyum mengiris hati ku, serapah terucap namun hati mengiklaskan Lepaskan saja hati ku pergi sebelum hujan datang kan pelangi bye jhoe wain

Kumpulan Puisi Dan Riwayat Hidup Chairil Anwar

Kumpulan Puisi Dan Riwayat Hidup Chairil Anwar Chairil Anwar (lahir di Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 – meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada umur 26 tahun), dijuluki sebagai " Si Binatang Jalang " (dari karyanya yang berjudul Aku), adalah penyair terkemuka Indonesia . Ia diperkirakan telah menulis 96 karya, termasuk 70 puisi. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan '45 sekaligus puisi modern Indonesia . Chairil lahir dan dibesarkan di Medan , sebelum pindah ke Batavia (sekarang Jakarta) dengan ibunya pada tahun 1940, dimana ia mulai menggeluti dunia sastra. Setelah mempublikasikan puisi pertamanya pada tahun 1942, Chairil terus menulis. Pusinya menyangkut berbagai tema, mulai dari pemberontakan, kematian, individualisme, dan eksistensialisme, hingga tak jarang multi-interpretasi. Karya tulis yang diterbitkan Sampul Buku "Deru Campur Debu" Deru Campur Debu (1949) Kerikil Tajam dan Yang Te...

Rest In Peace

Rest In Peace Ku sandarkan hati ini jauh ke sana, ( yani e goe kewareik kae ) ke pangkuan mu ( goe tede eka kabur kae ), berlabu sebentar bersama perih luka raga lalu berhembus pergi ( moe balik lela jaha we, kayanya genta pia geha daek, kolo ka' juga ala jaha kae ) berusaha membilas luka mu ( nai blara jaha k..? ) namun terik terlalu kuat menyengat ( rae pia eki oba pia ono, jadi sama wau dan nana ) Ku kuatkan hati mu walau senduh ku tak bisa di bendung, sabarlah sebentar, walau waktu kian tak berpihak ( no e, doi goe amu kae,- wahak di kae ) sementara di sini ku bangun kekuatan tak pasti berharap kau datang dan hilang siksa di raga ( goe kumpul doi kia,-wulan waink moe hau,- moe ait doi tega ne ) aku menguatkan mu, dan kau mengiyakan itu ( goe kaik berobat kae, maka lali dukun kae, iak pelali sai berhari hari tapi kaya sudalah, goe percaya hala ) berharap datang keajaiban lain namun takdir selamanya tak indah,-aku mendengar rintahan sakit mu untuk terakh...