Langsung ke konten utama

Kemarin adalah DENIAL

Kemarin adalah DENIAL

Kemarin adalah DENIAL,-
bagiku bukan kamu yang bermasalah tapi dia
yang aku paham adalah kamu tak pernah mencoba berpaling
kamu hanya untuk aku
mungkin jika terjadi karena dirimu khilaf
aku maafkan kamu
aku masi menerima kamu

kemarin juga adalah ANGGRY yang kutampilkan
bagiku dia penghancur
kamu pembohong
kucaci maki dirimu
kucaci maki dirinya
apa yang ku pegang terhempas semua kelantai
kusobek sobek fotomu

kemarin pun sempat BARGAIN dalam diriku
seandainya aku bisa lebih ngerti kamu
seandainya aku bertanya dulu
seandainya aku bisa lebih sabar
seandainya aku paham situasi kamu
seandainya...seandainya...seandainya.....

kemarin juga sempat DEPRESI ku alami
aku ingin mati
aku ingin bunuh kamu
aku ingin bunuh dia
aku ingin pergi dari diriku

Dan akhirnya hari ini adalah ACCEPTANCE bagiku
ya sudalah.....
aku harus bangkit
dia bukan masalah
dia hanyalah ujian
aku masih bisa membangun kehidupanku yang lebih baik dari ini
bodoh jika aku terus meratap
aku harus lebih kuat dari kamu atau dia, - ini hidupku

Kumpulan Puisi Jhoe wain

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lepaskan Hati

Lepaskan Hati Sendiri bersama malam, di dunia ku pijak terhenti kaku nafas mengibah pada hujan, aku luluh tak bertulang, aku tak sempurna katakan kepada ku bulan, siapa selanjutnya biar tak merana diri dalam bisu Lepaskan hati ku pergi menjauh dari cinta semu tak abadi katakan pada diri ku bintang, siapa selanjutnya biar ku tak lagi mencari,- aku lelah sendiri disini Mengingat lalu, luntur hati ku merindukan semu sirna kala nyata tak lagi menjadi indah ku melihat mu disana tersenyum mengiris hati ku, serapah terucap namun hati mengiklaskan Lepaskan saja hati ku pergi sebelum hujan datang kan pelangi bye jhoe wain

sayap sayap patah - 2

sayap sayap patah - 2 Beginilah kisah itu terbuang  Dari muntahan yang tidak lagi menemani serapah menjadi amarah mengepak tak indah, awan di atas hitam tak lagi memukau mengkilau aku hamparan pasir putih ku selami menyibak deru air dari mata hambar lidah ku kecap manis cuma pengias cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Lelah memang dunia sudah semakin menua sesak dada ku mengingat maya hanyalah teman aku mengais luka yang kian bernanah ini hingga dalam ke selaput hati ku buang saja tak pantas harus terus mengibah, terlanjur sudah mengingat sumpah biarkan saja jadi cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Hingga akhirnya ku harus bangkit dan berdiri disini………. ku paksakan sayap sayap patah ku melintasi mimpi ku bawah pergi luka dan der...