Langsung ke konten utama

Kumpulan Kata Kata Mutiara Cinta

Kumpulan Kata Kata Mutiara Cinta


Mutiara Cinta dasar indah bumi berwarna, dari sana mekar pucuk bahagia, sampai sadar akan alam penuh warna punuh kasih, Cinta adalah goresan hati yang melekat dalam darah, sampai hilang jiwa terpisah dari raga

Ini adalah kata kata mutiara cinta, yang di ambil dari beberapa sumber, semoga berkenan di hati, semoga ini akan menjadi indah dalam hidup anda, kata kata mutiara cinta ini tidak bermaksut untuk membuat anda jatuh dalam cinta, melainkan bangkit dalam cinta
  1. Cinta selalu memberi bahagia dan sakit di hatimu. Bahagia karena bersama yang kamu cinta. Sakit karena tahu bahwa kamu begitu rapuh.
  2. Terkadang, meski telah terluka, kamu memilih tuk tetap bertahan dengan harapan dia yg kamu cinta akan berubah dan akhirnya tulus mencinta.
  3. Cinta memang mampu membuat seseorang menunggu lama. Tapi kadang kamu harus mencintai dirimu juga, dengan menyadari kapan waktunya tuk pergi.
  4. Ketika kamu mencintai seseorang, beranikan dirimu tuk mengungkapkan. Jika tidak, beranikan juga dirimu tuk melihat dia dicintai orang lain.
  5. Kalau udah cinta, terkadang kita sampai lupa sama yang namanya sakit hati. Disakitin berkali-kali, terus-menerus, tetep aja cinta.
  6. Akulah sekotak kenangan yang ada di bagian hidupmu.
  7. Terkadang kamu memilih tuk mengabaikan seseorang hanya karena itu cara termudah tuk menghindarkan dirimu dari luka.
  8. Mempertahankan orang yang kita cintai sama saja seperti kita berada di bawah siraman air hujan
  9. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
  10. Ketika sayap cintanya merangkulmu... maka berserah dirilah dalam rangkulannya.
  11. Cinta seharusnya jadi kendaraan yang membawa kita bepergian tanpa batas
  12. Setelah meneliti orang yang dicintai dan orang yang tidak dicintai, kami menemukan orang yang dicintai jarang sekali mencoba menipu orang lain.
  13. Di mana ada cinta yang besar, pasti selalu ada keajaiban
  14. Lebih baik keliru mencintai daripada tidak pernah sama sekali merasakan cinta.
  15. Kesunyian adalah seorang manusia tanpa cinta.
  16. Lebih mudah mengubah persahabatan menjadi cinta, daripada mengubah cinta menjadi persahabatan.
  17. Hidup adalah Proses
  18. Hidup adalah Belajar
  19. tanpa ada batas Umur tanpa ada kata Tua
  20. Jatuh, berdiri lagi..
  21. Kalah, mencoba lagi..
  22. Gagal, bangkit kembali...
  23. "NEVER GIVE UP"
  24. Sampai TUHAN berkata : "WAKTUNYA PULANG"
  25. Air mata adalah cara hati berbicara saat bibir tak sanggup mengungkapkan apa yang sedang terjadi
  26. Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu..
  27. aku mau jadi air matamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu 
  28. Pertahankan Dia yang Bertahan untukmu
  29. Lepaskan Dia yang tidak Menghargaimu
  30. 1 hal yang membuat kita BAHAGIA adalah KASIH SAYANG
  31. 1 hal yang membuat DEWASA adalah MASALAH
  32. 1 hal yang membuat kita HANCUR adalah PUTUS ASA
  33. 1 hal yang membuat kita MAJU adalah USAHA
  34. 1 hal yang membuat kita KUAT adalah DOA
  35. Jadi agar hari ini lebih INDAH
  36. Cinta selalu memberi bahagia dan sakit di hatimu. Bahagia karena bersama yang kamu cinta. Sakit karena tahu bahwa kamu begitu rapuh
  37. Terkadang, meski telah terluka, kamu memilih tuk tetap bertahan dengan harapan dia yg kamu cinta akan berubah dan akhirnya tulus mencinta
  38. Kamu tak akan bisa membenci jika tak mencinta, namun membenci tak ada gunanya. Jangan biarkan cintamu menjadi benci
  39. Dalam cinta, jangan hanya menunggu orang yg tepat menghampiri hidupmu. Lebih baik jadilah orang yg tepat yg mennhampiri hidup seseorang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sayap sayap patah - 2

sayap sayap patah - 2 Beginilah kisah itu terbuang  Dari muntahan yang tidak lagi menemani serapah menjadi amarah mengepak tak indah, awan di atas hitam tak lagi memukau mengkilau aku hamparan pasir putih ku selami menyibak deru air dari mata hambar lidah ku kecap manis cuma pengias cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Lelah memang dunia sudah semakin menua sesak dada ku mengingat maya hanyalah teman aku mengais luka yang kian bernanah ini hingga dalam ke selaput hati ku buang saja tak pantas harus terus mengibah, terlanjur sudah mengingat sumpah biarkan saja jadi cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Hingga akhirnya ku harus bangkit dan berdiri disini………. ku paksakan sayap sayap patah ku melintasi mimpi ku bawah pergi luka dan der...

Surat Untuk Keysa

Surat Untuk Keysa Malam seakan memenjarakan tubuh , menutupi bumi dengan kelam, suara alam mendayu, dari bibir bibir mungil siulan alam membuai, dingin sekujur tubuh halus di dalam lipatan hangat selimut pelipur lara malam ini hujan temani mimpi, membawah berita panjang tentang penantian jenuh wajah kekasih yang mulai buram dalam dekapan syadu membeku Keysa ,- suara itu mendesah di balik bibir malam yang kian mencekam, hening untuk sesaat.... keysa , kembali tertedengar nada lembut dan berat memanggil,- Keysa terjaga dari mimpi tidurnya, di tajamkan pendengaran namun rasa ngantuk tak bisa lagi di tahan, rebah seketika dalam hangat selimut mimpi Desiran malam kini berganti pagi, hembusan angin segar pegunungan membangunkan keysa dari mimpi panjangnya, sejenak terlihat mulut keysa berucap lirih melantunkan doa, inilah rutinitas Keysa setelah terjaga dari mimpi, hemm keysa menghembuskan nafas perlahan menikmati udara pagi yang menyegarkan tubuhnya Pagi ini saya harus...

samar terang

Puisi samar terang malam sudah seperti biasa hitam menghiasi sebagian hidup kala tenggelam di setiap lorong aku menghitung langkah berharap temukan ruang terang biar ku menepi derap langkah ku teratur membuat irama berbunyi ku kenal mencoba bersiul agar tak jenuh akan kah bertemu tempat ku tujuh sudah selangkah kini di depan ku lihat samar terang tak nampak masih meredup kalah ku dekat apakah harus aku menepi..? by jhoe wain