Langsung ke konten utama

Air Mata

Puisi Air Mata

wajah berganti wajah, pudar semakin memudar

di balik senyum merawat lara, sedih ku lihat terpikat sendu

tawar sapa karna tergores, hati terluka saat ku hilaf

maaf tak mengganti kelam menjadi terang

rembulan meredup tersembul marah mentari jingga

apalah salah embun di pagi pun tak mau datang

berkaca mata hujan kelabu benamkan wajah

duhai dinda jangan kau gusar, hati ku satu untuk mu saja  takan terganti

 jangan kau marah bilah ku salah maafkan saja

takan berarti hidup dan mati tampa senyum di bibir manis mu


kumpulan puisi by jhoe wain

Postingan populer dari blog ini

Lepaskan Hati

Lepaskan Hati Sendiri bersama malam, di dunia ku pijak terhenti kaku nafas mengibah pada hujan, aku luluh tak bertulang, aku tak sempurna katakan kepada ku bulan, siapa selanjutnya biar tak merana diri dalam bisu Lepaskan hati ku pergi menjauh dari cinta semu tak abadi katakan pada diri ku bintang, siapa selanjutnya biar ku tak lagi mencari,- aku lelah sendiri disini Mengingat lalu, luntur hati ku merindukan semu sirna kala nyata tak lagi menjadi indah ku melihat mu disana tersenyum mengiris hati ku, serapah terucap namun hati mengiklaskan Lepaskan saja hati ku pergi sebelum hujan datang kan pelangi bye jhoe wain

Kemarin adalah DENIAL

Kemarin adalah DENIAL Kemarin adalah DENIAL,- bagiku bukan kamu yang bermasalah tapi dia yang aku paham adalah kamu tak pernah mencoba berpaling kamu hanya untuk aku mungkin jika terjadi karena dirimu khilaf aku maafkan kamu aku masi menerima kamu kemarin juga adalah ANGGRY yang kutampilkan bagiku dia penghancur kamu pembohong kucaci maki dirimu kucaci maki dirinya apa yang ku pegang terhempas semua kelantai kusobek sobek fotomu kemarin pun sempat BARGAIN dalam diriku seandainya aku bisa lebih ngerti kamu seandainya aku bertanya dulu seandainya aku bisa lebih sabar seandainya aku paham situasi kamu seandainya...seandainya...seandainya..... kemarin juga sempat DEPRESI ku alami aku ingin mati aku ingin bunuh kamu aku ingin bunuh dia aku ingin pergi dari diriku Dan akhirnya hari ini adalah ACCEPTANCE bagiku ya sudalah..... aku harus bangkit dia bukan masalah dia hanyalah ujian aku masih bisa membangun kehidupanku ...

sayap sayap patah - 2

sayap sayap patah - 2 Beginilah kisah itu terbuang  Dari muntahan yang tidak lagi menemani serapah menjadi amarah mengepak tak indah, awan di atas hitam tak lagi memukau mengkilau aku hamparan pasir putih ku selami menyibak deru air dari mata hambar lidah ku kecap manis cuma pengias cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Lelah memang dunia sudah semakin menua sesak dada ku mengingat maya hanyalah teman aku mengais luka yang kian bernanah ini hingga dalam ke selaput hati ku buang saja tak pantas harus terus mengibah, terlanjur sudah mengingat sumpah biarkan saja jadi cerita kembali menengadah menatap yang layak ku tatap namun tak berharap lebih bintang dibawah mu ku bernaung, bawah jiwa terbang bersama angin Hingga akhirnya ku harus bangkit dan berdiri disini………. ku paksakan sayap sayap patah ku melintasi mimpi ku bawah pergi luka dan der...